Perhatikan! Ada 7 Cairan Penting Pada Mobil yang Wajib Diganti Rutin



Perhatikan! Ada 7 Cairan Penting Pada Mobil yang Wajib Diganti Rutin


Memastikan kondisi mobil tetap prima merupakan tugas setiap pemilik kendaraan supaya kendaraan selalu siap digunakan untuk menunjang berbagai aktivitas. Merawat mobil tidak hanya tentang menjaga kebersihan interior dan eksteriornya saja, melainkan juga merawat kondisi mesinnya karena mesin merupakan komponen vital yang jika tidak diperhatikan akan mengalami kerusakan yang menyebabkan gangguan selama perjalanan dan biasanya untuk memperbaikinya butuh biaya yang cukup besar.

 

Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh pemilik kendaraan untuk memastikan kondisi mesin terawat adalah dengan mengganti secara rutin ke tujuh cairan penting pada mobil berikut ini. Lalu, apa saja 7 cairan penting yang harus diperhatikan dan diganti secara rutin agar kondisi mesin terawat? Berikut daftarnya:

 

1. Oli Mesin

Saya yakin pembaca semua sudah mengetahui fungsi dari oli mesin yaitu untuk melumasi komponen-komponen pada bagian mesin supaya bergerak secara licin dan lancar tanpa adanya gesekan kasar yang bisa menyebabkan kerusakan komponen mesin. Oli mesin harus diganti secara rutin agar gesekan antar komponen mesin selalu terjaga kehalusan dan kelancarannya sehingga kinerja bagian mesin optimal.

 

Untuk Xpander, oli mesin harus diganti rutin tiap 10.000 km dengan spesifikasi 0W-20 API SN sebanyak 4 liter dengan total harga Rp 363.000.

 

Untuk Pajero Sport, oli mesin harus diganti rutin tiap 10.000 km dengan spesifikasi 10W-30 sebanyak 5 liter dengan total harga Rp 389.000

 

Baca Juga : Daftar Harga Sparepart Mitsubishi Xpander 

 

2. Oli Transmisi

Oli transmisi berguna untuk melumasi bagian mekanis pada sistem transmisi. Baik mobil bertransmisi manual maupun mobil bertransmisi otomatis, sama-sama membutuhkan perawatan berkala pada sistem transmisinya agar kinerja sistem transmisinya berjalan halus dan lancar.

 

Umumnya mobil bertransmisi manual, oli transmisinya akan lebih sering diganti daripada mobil bertransmisi otomatis. Mobil bertransmisi manual, biasanya oli transmisinya diganti tiap 10.000 km sedangkan mobil bertransmisi otomatis oli transmisinya diganti tiap 20.000 km. Cek secara rutin oli transmisi ini, pastikan volume di wadah penampungan tercukupi agar kinerja sistem transmisi selalu optimal. Jika ditemukan bahwa volume oli transmisi di wadah penampungan lebih rendah daripada seharusnya, maka tambahkan oli transmisi hingga level ketinggian antara minimal dan maksimal pada reservoir agar kinerja sistem transmisi berjalan normal dan lancar serta untuk menghindari kerusakan pada sistem transmisi.

 

Khusus pengguna mobil-mobil Mitsubishi, ada kabar baik yaitu seluruh model kendaraan Mitsubishi yang dipasarkan di Indonesia telah menggunakan jenis pelumas transmisi otomatis yang tahan lama / long life transmission fluid, karena tidak memerlukan penggantian sampai 100.000 km atau hanya perlu diganti jika dalam masalah khusus atau kondisi berat saja.

 

Baca Juga : Daftar Harga Sparepart Mitsubishi Pajero Sport 

 

3. Oli Gardan

Jika mobil kalian berpenggerak roda belakang atau berpenggerak 4 roda (4WD) seperti Triton dan Pajero Sport, maka oli gardan (differential) juga penting untuk diganti secara rutin.

 

Gardan adalah komponen gir pada mobil yang bertugas untuk meneruskan tenaga mesin ke as roda. Komponen ini bisa terpisah atau menyatu dengan transmisi. Oli gardan dibutuhkan agar komponen penghubung antara transmisi dan gardan menjadi lebih lancar dan halus kinerjanya. Oli gardan sangat disarankan untuk diganti secara rutin antara jarak tempuh 50 ribu sampai 80 ribu km.

 

Hal penting lainnya yang harus diperhatikan saat mengganti oli gardan adalah kekentalannya. Oleh karenanya, penting untuk menggunakan oli gardan yang sesuai dengan petunjuk buku manual kendaraan. Jika gardan menyatu di dalam transmisi, maka proses penggantian oli gardan bersamaan dengan proses penggantian oli transmisi dengan menggunakan jenis oli yang sama.

 

4. Air Radiator

Air radiator bertugas untuk menjaga suhu mesin kendaraan agar tidak terlalu panas. Periksa secara berkala air radiator ini sebelum memanaskan mesin mobil. Cek volume yang ada di wadah penampungan di dalam kap mesin mobil anda, jika terlihat air radiatornya kurang maka tambahkan air radiator sampai batas yang disarankan yaitu antara ketinggian min dan max di dalam wadah penampungan air radiator. Pastikan untuk selalu mengganti air radiator secara rutin sesuai petunjuk pada service booklet bawaan mobil anda agar kinerja sistem pendinginan mesin kendaraan berjalan optimal.

 

Baca Juga :  Daftar Harga Paket Service Fleet Mobil L300, Triton, Xpander dan Pajero Sport

 

5. Minyak rem

Minyak rem memiliki fungsi vital yaitu menyalurkan tenaga pengereman sehingga rem lebih pakem. Ada beberapa jenis minyak rem yang digunakan pada mobil yaitu DOT 2, DOT 3 atau DOT 4. Semakin tinggi angkanya maka semakin tinggi pula kualitas serta titik didihnya. Pastikan anda menggunakan minyak rem yang sesuai petunjuk service booklet kendaraan agar kinerja sistem pengereman berjalan optimal.

 

6. Minyak Power Steering

Minyak power steering berfungsi untuk membantu memberikan tenaga dalam memutar steering wheel. Minyak power steering pasti terdapat pada kendaraan yang menggunakan teknologi power steering dengan fluida. Oleh karenanya penting untuk memeriksa secara rutin warna maupun jumlahnya di wadah penampungan. Jika setir terasa berat saat diputar, ada kemungkinan minyak power steeringnya kurang. Tambahkan minyak power steering sampai ke level ketinggian yang dianjurkan di wadah penampungan yaitu antara level minimal dan maksimal. Jika minyak power steering terlalu sering berkurang, cek juga apakah ada kebocoran pada jalur kemudi.

 

7. Air Wiper

Kalau cairan ini memang tidak berkaitan dengan bagian mesin tetapi penting juga untuk diperiksa kadar volumenya. Karena air wiper berfungsi untuk membersihkan kaca mobil bagian depan agar pandangan pengemudi menjadi lebih jernih. Apalagi di saat musim hujan, keberadaan air wiper menjadi lebih penting karena air hujan biasanya mengakibatkan kaca menjadi cepat kotor dan keruh yang bisa mengganggu visibilitas pengemudi. Pastikan tidak menggunakan air kimia sembarangan atau air tanah ya, agar tidak merusak karet wiper, motor penyemprot cairan dan kaca depan.

 

Untuk memastikan kondisi cairan di atas dalam kondisi yang baik serta tercukupi volumenya, sebaiknya lakukan service di bengkel resmi Mitsubishi. Karena setiap service berkala di bengkel resmi Mitsubishi, ketujuh item cairan di atas akan selalu diperiksa oleh mekanik handal yang mampu menangani berbagai permasalahan pada mobil dengan peralatan yang lengkap. (*)

 

Baca Juga : Promo Cuci Gudang Mobil Mitsubishi 

 





Selamat Datang, Semoga Anda Selalu Sehat. Layanan Pengajuan Harga Khusus Customer Fleet Mitsubishi Fuso, Canter, L300 dan Xpander Hubungi 0852-1520-0246